Mengenal Senggugu: Khasiat Tradisional yang Masih Dipercaya hingga Sekarang
Pernah dengar tanaman yang sering dipakai untuk “gurah” supaya suara lebih jernih atau saluran napas lega? Itulah senggugu, atau srigunggu. Tanaman perdu ini sudah lama dikenal masyarakat di berbagai daerah Indonesia, terutama untuk mengatasi masalah pernapasan dan keluhan ringan lainnya. Meski tumbuh liar, manfaatnya membuatnya tetap relevan sampai sekarang.
Apa Itu Senggugu?
Senggugu (Rotheca serrata, sinonim Clerodendrum serratum) termasuk famili Lamiaceae. Tinggi tanaman ini bisa mencapai 1–3,5 meter. Batangnya berkayu, bulat, berwarna putih kotor, dengan percabangan simpodial. Daunnya tunggal, berhadapan, berbentuk bulat telur, ujung dan pangkal runcing, tepi bergerigi tajam, panjang sekitar 30 cm dan lebar 14 cm. Bunganya majemuk berbentuk malai di ujung batang, berwarna ungu keputihan. Buahnya bulat telur, hijau saat muda dan hitam saat matang. Akarnya tunggang berwarna coklat.
Tanaman ini tumbuh liar di tempat terbuka atau agak terlindung, seperti hutan sekunder, padang alang-alang, tepi jalan, atau dekat sumber air, dari dataran rendah hingga ketinggian sekitar 1.700 mdpl. Nama daerahnya beragam: singgugu (Sunda), srigunggu atau sagunggu (Jawa), kertase atau pinggir tosek (Madura), simar buangkudu (Batak Toba), dan tinjau handak (Lampung).
Kandungan dan Manfaat yang Dikenal
Daun, akar, dan kulit batang senggugu mengandung saponin, flavonoid, alkaloid, tanin, polifenol, serta senyawa lain seperti glikosida fenol, manitol, dan sitosterol. Kandungan inilah yang mendukung penggunaan tradisionalnya.
Manfaat yang paling sering disebut adalah untuk saluran pernapasan. Kulit akar dipakai sebagai bahan utama terapi gurah di beberapa daerah, misalnya Imogiri, Yogyakarta. Ramuan ini dipercaya membantu mengencerkan dan mengeluarkan lendir, meredakan batuk berdahak, sinusitis, serta membuat suara lebih jernih. Daunnya juga digunakan untuk batuk dengan cara dikunyah lalu ditelan perlahan.
Selain itu, daun senggugu secara tradisional dipakai untuk meredakan rematik (dioleskan setelah ditumbuk), membersihkan luka atau borok, dan membantu mengatasi cacingan. Akarnya dikenal sebagai peluruh air seni, sementara buahnya kadang digunakan untuk batuk. Beberapa sumber juga menyebut potensinya untuk wasir dan keluhan ringan lainnya.
Perlu dicatat: sebagian besar bukti masih bersifat empiris (pengalaman turun-temurun) dan penelitian awal. Belum semuanya melalui uji klinis besar. Jadi, jangan menganggapnya sebagai obat ajaib yang menggantikan pengobatan medis.
Cara Penggunaan Tradisional (Secara Umum)
Masyarakat biasanya:
- Merebus atau menyeduh kulit akar untuk gurah atau diminum.
- Mengunyah daun matang untuk batuk.
- Menumbuk daun segar lalu dioleskan untuk nyeri sendi atau luka luar.
- Merebus daun untuk mencuci borok.
Dosis dan cara tepat sangat bergantung pada tradisi setempat. Lebih baik konsultasikan dengan praktisi herbal berpengalaman atau tenaga kesehatan, terutama jika sedang hamil, menyusui, punya penyakit kronis, atau sedang konsumsi obat lain.
Kesimpulan
Senggugu adalah contoh nyata kekayaan tanaman obat lokal Indonesia. Dari ciri fisik yang mudah dikenali, kandungan senyawa aktif, hingga penggunaan tradisional yang fokus pada pernapasan, rematik, dan luka ringan, tanaman ini telah menjadi bagian dari kearifan masyarakat. Meski potensinya menarik, pemanfaatannya tetap perlu bijak dan tidak berlebihan. Mengenali tanaman obat seperti senggugu membantu kita lebih menghargai warisan alam sekaligus mendorong pendekatan kesehatan yang lebih seimbang.
Referensi
- Wikipedia bahasa Indonesia. (n.d.). Senggugu. Diakses dari https://id.wikipedia.org/wiki/Senggugu
- Greeners.co. (2020, 3 Februari). Manfaat Tanaman Senggugu untuk Pengobatan Tradisional. https://www.greeners.co/flora-fauna/manfaat-tanaman-senggugu-untuk-pengobatan-tradisional/
- Nature Ace Indonesia. (2025). Srigunggu. https://natureace.id/srigunggu/
- JamuDigital.com. (2021, 3 Juni). Ragam Khasiat Tanaman Senggugu. (Merujuk Buku 100 Top Tanaman Obat Indonesia, Kementerian Kesehatan RI). https://www.jamudigital.com/berita?id=Ragam_Khasiat_Tanaman_Senggugu
- Halodoc. (2026, 13 Mei). Manfaat Akar Srigunggu: Bernapas Lega, Suara Jernih. https://www.halodoc.com/artikel/manfaat-akar-srigunggu-bernapas-lega-suara-jernih
- Alatpertanian.asia. (2025). Tanaman Senggugu: Klasifikasi, Ciri Ciri, dan Manfaat. https://alatpertanian.asia/tanaman-senggugu-klasifikasi-ciri-ciri/

