Benarkah Sendok Logam Bisa Merusak Madu?
Madu sering disebut tidak boleh terkena sendok logam karena dianggap bisa merusak kandungan di dalamnya. Benarkah demikian?
Madu dan Sendok Logam
Anggapan bahwa sendok logam merusak madu cukup sering kita temui. Alasannya, madu bersifat asam sehingga dikhawatirkan dapat bereaksi dengan logam.
Namun, jenis logam menjadi hal yang penting. Stainless steel, yang umum digunakan sebagai peralatan makan, memiliki ketahanan terhadap korosi dan memang digunakan dalam berbagai peralatan pengolahan makanan.
Penelitian tentang material yang bersentuhan dengan makanan asam menunjukkan bahwa pelepasan unsur logam dipengaruhi oleh jenis material, keasaman, suhu, dan lama kontak.
Artinya, madu yang hanya terkena sendok stainless steel selama beberapa detik tidak bisa disamakan dengan madu yang disimpan berbulan-bulan dalam wadah logam.
Apa Kata Penelitian?
Sampai saat ini, belum ditemukan penelitian yang secara khusus membandingkan madu yang diambil menggunakan sendok stainless steel dengan sendok berbahan lain selama penggunaan sehari-hari.
Jadi, tidak tepat jika dikatakan bahwa penelitian telah membuktikan “sendok stainless steel pasti aman”.
Namun, penelitian mengenai penyimpanan madu memberikan gambaran yang cukup relevan.
Sebuah penelitian yang menyimpan madu selama 12 bulan dalam beberapa jenis wadah, termasuk kaleng logam dan wadah kaca, menemukan bahwa jenis wadah tidak menyebabkan perbedaan signifikan pada sebagian besar parameter kualitas yang diuji. Perubahan lebih banyak berkaitan dengan kondisi dan lama penyimpanan.
Penelitian lain juga menunjukkan bahwa waktu dan suhu penyimpanan dapat memengaruhi beberapa karakteristik madu, seperti keasaman, HMF, dan viskositas.
Jadi, Bolehkah Menggunakan Sendok Logam?
Untuk penggunaan sehari-hari, tidak ada bukti kuat bahwa sendok stainless steel akan merusak madu ketika digunakan untuk mengambil atau mengonsumsi madu.
Yang perlu dihindari bukan sekadar “logam”, melainkan penggunaan material yang tidak sesuai untuk makanan, terutama jika terjadi kontak dalam waktu lama atau pada kondisi yang memungkinkan terjadinya korosi.
Jadi, jika selama ini Anda menggunakan sendok stainless steel untuk madu, tidak ada alasan ilmiah yang kuat untuk menganggap madu tersebut langsung kehilangan khasiatnya.
Yang jauh lebih penting adalah bagaimana madu disimpan. Suhu, cahaya, kelembapan, dan lama penyimpanan memiliki pengaruh yang lebih jelas terhadap kualitas madu.
Dengan kata lain, masalahnya bukan sesederhana “madu tidak boleh kena logam”. Yang perlu diperhatikan adalah jenis material dan kondisi kontaknya.
Sumber Penelitian
Mazinanian N, Odnevall Wallinder I, Hedberg Y. Comparison of the influence of citric acid and acetic acid as simulant for acidic food on the release of alloy constituents from stainless steel AISI 201. Journal of Food Engineering, 2015.
Yalçın et al. The Effect of Storage Conditions on the Quality Characteristics of Honey. Foods, 2024.
Manickavasagam G, Saaid M, Lim V. Impact of prolonged storage on quality assessment properties and constituents of honey: A systematic review. Journal of Food Science, 2024.

